Kerangka Kualifikasi Penjenjangan Sumber Daya Manusia

Berikut ini tulisan yang disarikan dari ulasan pak Ihsan Hariadi mengenai Peraturan Presiden no 8 2012 tentang: Kerangka Kualifikasi Penjenjangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia

Kerangka kualifikasi nasional indonesia

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Peraturan Presiden no 8 2012 akan menjadi salah satu acuan penting¬† dalam merancang Kurikulum: S1, S2, dan S3 pada desain kurikulum 2013 yang akan datang. Belum terlalu jelas apakah akan berpengaruh juga ke PostDoc ūüôā

Untuk sebagian dari kita yang terlibat dalam kegiatan pengembangan Teaching Factory ( tahap   awal baru di Politeknik, kemudian mungkin SMK,   dan kemudian mungkin juga S1), Perpres itu juga menjadi acuan sangat penting.

Saya baru sekilas membaca bunyi SK Presiden nya, hal yang saya rasa menarik adalah pembagian¬†¬† kualifikasi SDM Indonesia menjadi 9 tingkat/¬†¬† jenjang:¬†¬† di mana ke 9 tingkat tsb dikelompokkan menjadi¬† 3 ‘jabatan’ : mulai dari yang terbawah

¬†(1) Jabatan ‘Operator’ : mencakup jenjang 1, 2, dan 3

  • Jenjang 1 : setara lulusan SMP (?)
  • Jenjang 2 : setara lulusan SMA dan SMK
  • Jenjang 3 : setara lulusan D1

(2) Jabatan ‘Teknisi/Analis’ : mencakup jenjang 4, 5, 6

  • Jenjang 4 : setara lulusan D2
  • Jenjang 5 : setara lulusan D3
  • Jenjang 6 : setara lulusan D4 dan S1

(3) Jabatan ‘Ahli’¬†¬†¬†¬†¬†¬† : mencakup jenjang 7, 8, 9

  • Jenjang 7 : Profesional: Dokter Umum?, Insinyur Madya (?)
  • Jenjang 8 : setara lulusan S2 atau Spesialis ( Dokter Spec.? )
  • Jenjang 9 : setara lulusan S3

— oOo —

Hal yang perlu dicatat, menurut tafsiran saya:

 

  • Barangkali adalah: lulusan S1 yang baru lulus ( fresh¬† graduate ) masih digolongkan dalam jenjang 6 : ‘Analis’¬† ( sama dengan D4 ). Baru setelah sarjana S1 tersebut¬† menempuh program sertifikasi ( contoh paling gampang,¬† lulusan IF/EL/dsb setelah mendapat sertifikasi Cisco ),¬† baru digolongkan setara dengan Jenjang 7 ( dokter umum,¬† insinyur madya? )
  • Contoh lain: saya belum tahu, apakah profesi seperti¬† Apoteker digolongkan dalam jenjang 7 (‘profesional’)¬† ataukan jenjang 8 (‘spesialis’)

– ihsan –

Referensi

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *